Klik Salah Satu Iklan Yang Anda Suka Untuk Menutup Jendela ini..
Anda tidak akan kehilangan halaman ini
karena iklan akan terbuka di TAB baru..
Terima Kasih..

Bagaimana Pergerakan Dolar Di Januari 2011?

Monday, January 3, 2011

Di pekan terakhir 2010, dolar melemah terhadap beberapa mata uang utama.  EuroEuro: Mata uang negara-negara Eropa yang tergabung dalam European Union(EU). memperbaiki pelemahan di Desember dan naik ke level $1.3421 pada Jumat lalu. Aussie menyentuh 28 tahun tertinggi di level $1.0253 pada hari Jumat. Di hari yang sama, dolar pun mencapai rekor terendah dilevel 0.9296 terhadap Swiss franc. Sedangkan yen menguat ke tujuh minggu tertingginya terhadap dolar di mana USDJPY sempat anjlok menyentuh 80.90.


Hal ini masih sesuai dengan pola tahun-tahun sebelumnya. Pada artikel terdahulu, di rubrik yang sama yang berjudul “Kemungkinan Breakout Pasca Natal Dan Arah Dolar Berkait Reli Santa” dijelaskan bahwa setelah pasar mata uang mengalami pekan yang sepi di Pekan Natal, maka di pekan pasca Natal atau pekan terakhir 2010, akan terjadi  breakoutBreakout: Perilaku harga yang memotong diatas tingkat harga tertinggi, atau posisi maksimum harga tertinggi. dan dolar cenderung melemah seiring penguatan pasar saham berkait reli Santa Claus.


Bulan Baru di Tahun Baru

Dengan masuknya Tahun Baru 2011, kini pertanyaan yang muncul adalah: bagaimana dengan pergerakan dolar di bulan pertama 2011?
Jawaban dari pertanyaan tersebut sangat terkait dengan analisis musiman pada pasar mata uang.

Ada ungkapan lama yang menyebutkan bahwa: “Lima hari pertama di Januari akan menentukan pergerakan di sisa tahun selanjutnya”.

Meski ungkapan tersebut lebih tepat untuk pasar saham, namun ungkapan tersebut mungkin bisa membantu kita untuk melihat arah pergerakan dolar di 2011.

Sepertinya, analisis musiman mengindikasikan bahwa dolar cenderung menguat di Januari.

Memang dolar agak tertekan di Desember setelah mengalami reli kuat di November. Konsolidasi dolar belakangan ini bisa jadi bertranslasi ke arah penguatan jika faktor musiman berpihak kepada dolar di awal Tahun Baru ini.

Penguatan dolar lebih lanjut masih beralasan jika melihat kondisi masalah yang akan dihadapi zone euro di 2011 ini. Krisis hutang Eropa masih menjadi sumber kecemasan di mana banyak investor masih cemas atas nasib krisis fiskal yang mulai menyebar ke Iberian Peninsula.

Alasan mengapa kita bisa melihat faktor musiman adalah karena Analisis Teknikal didasarkan kepada ide bahwa pola pergerakan harga cenderung akan berulang (History will repeat itself). Dan analisis musiman berakar dari konsep yang sama.

Analisis musiman didefinisikan sebagai analisis atas pola yang terjadi pada suatu waktu dalam suatu kalender atau kurun tertentu di satu tahun. Suatu rentang waktu yang memiliki kesaaman dan pengulangan pola.

Grafik berikut menggambarkan pergerakan EURUSD dan USDCHF di bulan Januari. Tujuh dari sepuluh tahun terakhir, kedua mata uang tersebut mengalami pelemahan terhadap dolar di Januari. Dengan kata lain, selama bulan pertama, dolar menguat terhadap euro dan Swiss Franc sebesar 70 persen.



Reli terlihat dramatis di 2009 di mana krisis kredit memicu deleveraging secara masif, menyeret investor untuk masuk ke mata uang aman yaitu dolar.

Ada banyak alasan yang bisa menjelaskan mengapa faktor musiman bisa terjadi. Hal yang sangat jelas adalah awal tahun digunakan sebagai momentum pemosisian perdagangan oleh para trader.

Biasanya banyak investor asing melakukan repatriasi atas uangnya di akhir tahun demi terwujudnya window dressing atas neraca keuangannya atau menyiapkan distribusi investasinya.

Di awal tahun, mereka mereinisiasi posisinya atau mengambil posisi baru  yang biasanya cenderung kepada investasi di pasar saham dan obligasi AS.
   
Meski demikian, analisis musiman tidak terlalu jelas terlihat pada USDJPY. Selama sepuluh tahun, USDJPY cukup bergerak seimbang di mana lima menguat dan lima lainnya melemah. 
 

Sedangkan GBPUSD secara statistik tidak terlalu kuat di mana hanya naik enam dari sepuluh tahun terakhir.



Trading Berdasarkan Analisis Musiman

Melakukan trading berdasarkan analisis musiman tidak menjamin keberhasilan sebesar 100 persen. Itulah kenapa tidak disarankan untuk secara membabi buta menjual EURUSD atau membeli USDCHF di bulan pertama 2011 ini.

Artinya analisis lainnya, apakah fundamental atau teknikal, masih diperlukan untuk melakukan trading.

Cara terbaik menggunakan analisis musiman dalam trading adalah dengan menjadikannya sebagai petunjuk atau panduan arah secara umum sebelum melakukan trading.

Kecenderungan yang bisa dipakai untuk trading adalah lebih baik bagi kita mencari momentum untuk melakukan pembelian dollar terhadap euro atau Swiss Franc (SELL ERUUSD atau BUY USDCHF) di Januari 2011 ini.


sumber : http://www.askapfutures.com/News/Featured/Bagaimana-Pergerakan-Dolar-Di-Januari.html



Anda bisa berlangganan artikel terkini via email. Masukkan alamat email Anda disini:


Delivered by FeedBurner

0 comments:

Post a Comment